Rendang, Gak Hanya Daging

Text by Kemala Yapaz (kemalaz at yahoo.com)
Photo by Dewi Anwar
Dear NCCers!
Saya ingin berbagi info tentang rendang Semoga bermanfaat atau sekedar memperluas khasanah teman-teman mengenai ” perendangan”.
Kalau kita mendengar kata rendang , pasti yang terbayang adalah rendang daging yang bewarna kecoklatan yang biasa disebut rendang Padang. Sebenarnya kalau di Padang (baca Sumatera Barat/Ranah Minang) rendang sangat banyak jenisnya bukan hanya daging seperti yang kita kenal di Jakarta ini. Dan umumnya rendang itu bewarna kehitaman dengan “dedak” yang garing berminyak tapi tidak pahit.
Jenis rendang antara lain:
- Rendang daging
Biasa tidak berdiri sendiri tapi sering dicampur dengan kacang merah, kentang kecil-kecil bahkan singkong. Kacang merahnya bisa sampai garing dan kriuk Begitu pula singkong. Kentang biasanya dimasak bersama kulitnya dan dibelah dua. - Rendang paru
Biasa dimasak sendiri - Rendang nangka
Biasa dicampur dengan teri kering kecil. Yang dipakai adalah nangka yang sangat muda. Dimasak sampai bewarna coklat tua dan kering dan aroma terinya… hmmmm… - Rendang belut
Ada 2 jenis yaitu rendang belut luluh (hancur) yang memakai belut segar dan rendang belut kering yang memakai belut yang sudah dikeringkan. Rendang belut ini biasanya dicampur dengan daun kayu seperti daun alpukat daun belimbing wuluh dan baru dan lain-lain. Daunnya sampai kering dan menggulung , garing dan kriuuk.
By Ophoeng (ophoeng at yahoo dot com)
saya akan membagi sedikit pengalaman tentang es krim. Dari arsip NCC, saya belum menemukan materi yang akan saya sampaikan ini. Dengan memahami tulisan saya ini, maka ibu dan bapak-bapak tidak perlu repot mencari resep es krim, karena ibu-ibu dan Bapak-bapak sudah bisa menciptakan resep sendiri. (firdefex)
By Resti Vurmawrin (restiv at gmail.com)
Kalau nurut buku “Pandai Masak” karangan Nyonya Rumah yang jadoel banget (terbitan tahun 60 atau 70-an), sekoteng itu adalah sagu, di bikin lembaran tipis warna warni, di potong kotak2 kecil, rasanya tawar dan teksturnya kenyal2. Persis dah dengan sekoteng instant yang di jual di supermarket. (ingat jaman kuliah sering stok sekoteng instant)
Kalau boleh, saya mau bagi-bagi dikit cerita ttg warna daging yang berbeda-beda. 





